Pendidikan mengenai kesehatan reproduksi sejak dini mendesak dilakukan untuk memberi ketahanan remaja dalam menghadapi fantasi seksual yang rentan menjadi penyimpangan, kata dr. Hernalom Gultom MM. "Penyimpangan-penyimpangan seksual akan semakin banyak yang terungkap di masa mendatang," ujar pakar dari Divisi Pelayanan Pemulihan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak DKI Jakarta, di sela-sela kunjungan ke Pontianak, Minggu. Menurut dia, selama ini ada kekhawatiran pendidikan kesehatan reproduksi akan mengajari remaja cara mengenai berhubungan intim. Padahal, lanjut dia, kesehatan reproduksi sangat luas cakupannya karena juga menyangkut kejiwaan seseorang. Ia menambahkan, secara teoritis di usia remaja telah muncul fantasi seksual yang beragam. "Ketidakpahaman mengenai kondisi ini yang akhirnya menimbulkan orientasi seksual yang berbeda-beda," katanya. Gultom mengibaratkan untuk minum saja seseorang harus diajari ketika masih kecil. "Ini tidak pernah diajari, tahu-tahu ketika dewasa menikah, menghadapi hal itu," kata dia. Arus informasi yang mudah dan murah serta cepat secara langsung maupun tidak ikut memengaruhi kondisi tersebut. Ia mencontohkan video porno yang diduga dibintangi oleh Ariel Peterpan dengan sejumlah artis terkenal. "Kalau tidak ada pemberitaannya, mungkin tidak akan seperti sekarang," kata Gultom. Ia pun mengaku tidak heran kalau kasus-kasus penyimpangan seksual akan semakin banyak ditemukan di masyarakat. Selain itu, ia menambahkan, masyarakat mulai memaklumi, juga dianggap berkaitan dengan hak seseorang.(T.T011/P003)
Pemerintah harus memberikan keterangan kepada publik terkait kekhawatiran kerusakan otak generasi pelajar di Indonesia akibat maraknya peredaran video cabul di Tanah Air. "Sekarang siapa yang mau bicara diatas tentang kerusakan otak di anak. Tidak mungkin kami di bawah yang berbicara," kata Direktur Yayasan Kita dan Buah Hati Elly Risman di kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak di Jalan TB Simatupang, Jakarta, Sabtu, 12 Juni 2010. Menurut Elly, pernyataan resmi dari pemerintah tersebut tidak harus mengambil topik mengenai beredarnya video cabul yang dilakukan oleh tiga orang mirip artis. Pemerintah cukup memberikan pernyataan resmi mengenai kekhawatiran rusaknya generasi muda akibat makin banyaknya peredaran video porno di Tanah Air. Usulan tersebut mengacu pada tindakan dari Pemerintah Amerika Serikat di bawah pimpinan Presiden Bill Clinton yang menyampaikan kekhawatiranya mengenai kondisi dan perkembangan generasi muda. "Tahun 1998, Amerika Serikat melakukan konferensi resmi dan minta disiarkan di 200 kota. Bill Clinton kala itu menyampaikan agar para ayah untuk segera pulang ke rumah dan memikirkan generasi mendatang," kata Elli. Selain pemerintah pusat, Lembaga Swadaya Masyarakat ini juga meminta agar instansi yang terkait dengan tumbuh kembang anak sepeti Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional untuk segera melakukan revolusi pengasuhan anak. "Generasi sekarang ini adalah Right Now Generatif bukan native gadget generative lagi. Masih banyak orang tua yang memberikan gadget tanpa memberikan penjelasan, karena mereka menyangka teknologi bisa membayar kehilangan waktunya bersama anak," katanya.
Pornografi Lebih berbahaya
Pada bagian lain, Elli megungkapkan dampak pornografi sebetulnya lebih parah dibandingkan kokain, methamphetamine, maupun obesity. Dampak itu terkait dengan kerusakan yang dialami pada bagian-bagian tumbuh kembang di bagian otak manusia. "Tidak ada obat yang bisa menyembuhkan kecanduan pada pornografi dan dampaknya terhadap penciutan otak-otan manusia," katanya. Elli menambahkan dirinya juga menyayangkan tidak adanya keinginan besar pemerintah untuk memberantas praktek pornografi. "Kita tidak punya badan anti pornografi padahal kita punya Densus 88, Badan Narkotika Nasional. Padahal pornografi ini yang merusak otak generasi, pornografi itu ibarat kokain lewat mata," ujar dia. (umi)
Istilah virgin berasal dari bahasa Latin virgo atau gadis, perawan. Istilah ini juga punya kaitan erat dengan istilah virga, yang artinya baru, ranting muda atau cabang yang tidak berbentuk. Keperawanan, istilah ini terdengar begitu terus terang, vulgar. Bila seseorang bertanya atau menyebut “Anda perawan atau tidak” tentu pernyataan atau pertanyaan itu akan mengganggu Anda. Namun, lupakan saja soal ini. Mari kita lihat beberapa pandangan soal keperawanan. Di beberapa belahan dunia lain, konsep keperawanan memiliki arti masing-masing.
·Ada kebudayaan yang menganggap seorang wanita yang belum menikah tetaplah perawan meski dia adalah seorang pelacur. Hanya lewat pernikahan sajalah dia kehilangan keperawanan. Meski selama bertahun-tahun seorang perempuan menjadi pelacur, saat menikah dia diperlakukan sebagai perawan, berpakaian putih, dan menampilkan dirinya di hadapan suaminya dengan begitu lugu dan murni. Dialah yang akan mencuri keperawanannya.
·Di bagian dunia lain, seorang wanita yang sudah menikah tanpa anak adalah seorang perawan. Keperawanan hilang hanya saat anak pertamanya lahir lewat saluran vagina. Keperawanan tidak hilang karena hubungan seks melainkan dengan menjadi ibu. Jadi setiap wanita tidak beranak, meski sering berhubungan seks, tetaplah perawan.
·Di antara orang-orang yang takut dengan mitos darah pada malam pertama, darah memiliki cerita panjang yang cukup negatif konotasinya. Seorang laki-laki akan menikahi seorang perempuan hanya setelah selaput daranya pecah lewat hubungan seks dengan seorang asing yang tugasnya memang demikian. Pekerjaan orang asing ini dianggap sulit, dan laki-laki yang melakukannya akan dianggap pemberani karena dia menerima bahaya berulangkali saat melakukan kontak dengan darah.
·Seorang wanita yang diperawani oleh seorang walinya membuktikan pada suaminya bahwa dia lebih murni dan lebih perawan daripada sebelumnya. Karenanya melakukan hubungan seks dengannya tidaklah membahayakan.
·Seorang wanita di kalangan dunia Barat akan tetap dianggap perawan sampai dia melakukan hubungan seksual, oral ataupun anal dengan pria. Dan hal itu masih kita pegang sampai sekarang. Bahkan juga di dunia Timur.
Jika definisi keperawanan kedengarannya membingungkan dan absurd bagi kita dengan cerita ini, maka istilah yang kita gunakan untuk menamai keperawanan akan mengundang senyum masam. Kita mungkin akan bertanya dalam hati, apa artinya mempertanyakan keperawanan seorang wanita. Dalam sebuah polling menyebutkan bahwa 56 persen anak-anak gadis usia sekolah menengah di Amerika sudah melakukan hubungan seksual. Bahkan lebih dari itu, banyak pasangan yang sudah hidup serumah sebelum pernikahan resmi dijalankan. Namun demikian, tetap saja banyak pasangan yang menginginkan perkawinan monogami, meski keperawanan bukan lagi sesuatu yang mutlak harus dipertahankan. Satu hal yang pantas diingat adalah bahwa selama berabad-abad konsep keperawanan sebagai sebuah idealisme kemurnian wanita memiliki perbedaan dari satu tempat dengan yang lainnya. Lalu apa artinya perawan? Silakan merenungkannya!
Yayasan Kita dan Buah Hati melansir data sebanyak 67 persen dari 2.818 siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 4-6 mengaku pernah mengakses informasi pornografi. Sebagian besar anak-anak belia itu melihat pornografi melalui media komik. Data mengejutkan tersebut terungkap dari hasil survei Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di sejumlah SD di Indonesia sejak Januari 2008 hingga Februari 2010. "Sekarang ini pemerintah harus perangi kejahatan kerusakan anak, harus ada program terapi nasional untuk anak-anak yang selama ini tidak ada di Indonesia," kata Direktur Yayasan Kita dan Buah Hati Elli Risman di Kantor Komnas Perlindungan Anak, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Sabtu, 12 Juni 2010. Hasil survei menunjukan, anak-anak belia tersebut selama ini mengakses pornografi melalui komik (24 persen), situs internet 22 persen, permainan 17 persen, film/TV 12 persen, telepon genggam 6 persen, majalah 6 persen, dan koran 5 persen. Para pelajar SD itu umumnya melihat pornografi karena alasan iseng sebesar 21 persen, penasaran 18 persen, terbawa teman 9 persen, serta takut dibilang kurang pergaulan 3 persen. Dalam benak anak-anak, menurut hasil survei, pornografi diterjemahkan sebagai gambar orang telanjang sebesar 31 persen, gambar jorok 29 persen, memperlihatkan aurat 12 persen, serta gambar yang tidak boleh dilihat. Sementara itu Ketua Komnas PA Aris Merdeka Sirait menilai jumlah anak-anak pengakses informasi pornografi dipastikan bakal bertambah setelah munculnya video cabul pemeran yang diduga mirip artis. "Survei baru sekarang sedang dikerjakan, tapi kami yakin akan bertambah. Ketika ini muncul dan semua anak menjelajah, jumlah akan bertambah dan mereka sekarang menganggap itu adalah hal biasa," katanya. (umi)
Komisi Nasional Perlindungan Anak merilis data bahwa 62,7 persen remaja SMP di Indonesia sudah tidak perawan. Hal tersebut diakibatkan besarnya rasa keingintahuan remaja SMP terhadap seks. Komnas memperkirakan, dengan semakin banyaknya peredaran video mesum seperti sekarang, angka itu semakin meningkat lagi. "Kami yakin hal tersebut akan lebih meningkat lagi dengan adanya video yang sekarang ini beredar," kata Sekretaris Jenderal Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait dalam konferensi pers di Sekretariat Komnas Perlindungan Anak, Sabtu (12/6/2010). Hasil lain dari survei itu, ternyata 93,7 persen siswa SMP dan SMA pernah melakukan ciuman, 21,2 persen remaja SMP mengaku pernah aborsi, dan 97 persen remaja SMP dan SMA pernah melihat film forno. Menurut Arist, remaja SMP tergolong memiliki banyak pengetahuan seksual lebih banyak daripada remaja SMA. "Remaja SMP perempuan memiliki pengetahuan seksual yang lebih banyak dibandingkan dengan remaja laki-laki SMP," katanya. Selain itu, berdasarkan penelitian, sebagian besar remaja SMP dan SMA tergolong telah memiliki pengetahuan yang cukup mengenai seksualitas. (Adi Suhendi)
Sebuah produk susu fomula untuk balita berusia satu hingga tiga tahun ditarik dari pasaran Amerika Serikat karena dituding menyebabkan kegemukan pada anak. Susu formula tersebut ditengarai memiliki kandungan gula yang melampaui kebutuhan anak, seperti halnya permen. Sebuah produsen susu formula anak untuk usia 12-36 bulan, mengklaim susu formula buatannya berisi lebih dari 25 zat tambahan untuk mendukung pertumbuhan otak dan tubuh anak. Namun, kandungan gula yang terlalu tinggi pada produk, dinilai menyebabkan obesitas pada bayi. Juru bicara produsen susu yang populer ini, Chris Perille, menganjurkan agar menghentikan konsumsi susu formula cokelat karena sifatnya yang mempengaruhi emosional. "Pengaruhnya menyerupai permen dan hal yang tidak bermanfaat lainnya," ujarnya seperti dikutip dari laman ABCnews. Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan Rabu waktu setempat, produsen susu mengakui telah terjadi kesalahpahaman yang melibatkan konsumen mengenai produk tersebut. Meski menarik produk susu cokelatnya dari pasaran, produsen ini masih akan melanjutkan menjual susu formula rasa vanila dengan kandungan gula 16-17 gram dan tiga jenis susu formula balita dan anak lainnya dengan kandungan gula 10-11 gram. Pakar Nutrisi dan penulis 'What to Eat' Marion Nestle mengatakan produsen menambahkan bahan tertentu seperti lutein, lycopene dan beta karoten pada formula hanya meningkatkan harga susu. Hal ini tidak mempengaruhi kesehatan bayi dan balita. "Harga susu menjadi mahal, tetapi tidak bermanfaat," katanya. Untuk itu, ia menyarankan agar anak makan menu yang bervariasi. "Tidak ada satupun makanan yang mampu memberi segalanya. Mereka harus makan berbagai jenis makanan untuk mendapat manfaat kesehatan." Sebuah studi terbaru Institut Kedokteran menyebutkan epidemi obesitas dan diabetes tipe 2 meningkat di kalangan anak karena standar makanan yang berubah. (adi)
Penggemar film atau bukan, hampir semua orang mengenali judul film-film box office di atas. Tapi tahukah Anda bahwa salah satu yang ikut “bertanggung jawab” atas kecanggihan special effects film-film tersebut adalah seorang anak muda asli Indonesia?
Perkenalkan, Andre Surya.
Namanya muncul di kredit film Iron Man, Star Trek, Terminator Salvation, Transformers: Revenge of the Fallen, dan Iron Man 2, sebagai Digital Artist. Dia juga terlibat dalam pengerjaan film Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull, Surrogates, dan Transformers: Revenge of the Fallen. Pria kelahiran Jakarta, 1 Oktober 1984 ini adalah satu-satunya digital artist asal Indonesia di divisi Industrial Light and Magic (ILM) Lucasfilm Singapore. Lucasfilm sendiri adalah salah satu production company tersukses di dunia, yang didirikan tahun 1971 oleh George Lucas, sutradara Star Wars. Pria yang kini berdomisili di Singapura ini sekarang sedang sibuk mengerjakan proyek film besar yang rencananya akan dirilis dalam waktu dekat. Tapi ia masih menyempatkan diri untuk berbincang dengan editor Yahoo! Indonesia supaya Anda semua bisa mengenalnya lebih dekat.
·Coba ceritakan siapa itu Andre Surya.
Saya lahir di Jakarta, 1 Oktober 1984. Lahir dan dibesarkan di kota ini. Selain hobi main bola, saya juga punya ketertarikan di bidang 3D. Saat ini saya single dan tinggal di Singapore, bekerja di divisi Industrial Light and Magic Singapore di bawah Lucasfilm Singapore.
·Belajar 3D dari mana?
Saya dulu kuliah di Untar, ambil jurusan Desain Komunikasi Visual. Tapi kemudian saya dapat kesempatan untuk kerja di Polaris 3D, sebuah perusahaan advertising and architectural visualization di Jakarta. Setelah itu saya memutuskan untuk terus bekerja dan nggak melanjutkan studi saya di Untar. Jadi saya di Untar cuma satu tahun, terus lanjut ke Kanada untuk ambil diploma di bidang Film and Special Effects di Vanarts, sebuah sekolah film di Vancouver. Tapi sebagian besar pengetahuan dan keterampilan 3D justru saya pelajari sendiri tanpa training dan sekolah. Saya udah mulai mempelajari Computer Graphic sejak kelas 1 SMA. Jadi kalo dihitung, kira-kira 10 tahun yang lalu.
·Apa aja prestasi yang udah pernah kamu capai?
Saya beberapa kali memenangkan penghargaan, baik lokal maupun internasional. Contohnya, gambar buatan saya yang berjudul Somewhere in the Sky pernah ditampilkan di CGOVERDRIVE, konferensi Computer Graphic terbesar di Asia. Gambar itu juga memenangkan Excellence Award di buku Elemental 2 terbitan Ballistic Publishing dan Best Artwork Awards di Indocg Showoff Book, sebuah buku kumpulan CG art Indonesia. Lalu gambar saya yang berjudul City of Enhasa juga memenangkan juara satu di Future World Contest di www.3dkingdom.org
·Jelaskan dong seperti apa pekerjaan seorang digital artist.
Digital artist mengerjakan banyak hal seperti modelling, layout, lighting, dan compositing. Modelling itu proses pembuatan model itu sendiri, seperti mobil, robot, dan sebagainya. Layout itu proses matching camera CG (computer graphics) dengan background aslinya. Lighting itu proses kreatif agar 3D yang di-produce terlihat menarik dan menyatu dengan background-nya aslinya dalam scope posisi cahaya. Sedangkan compositing itu proses penyatuan semua elemen yang ada. Di dalam sebuah film, rata-rata ada lebih dari 70 orang digital artist, terutama bila film itu skala besar, seperti Iron Man 2. Saya bekerja dalam tim yang masing-masing punya skill dan role sendiri.
·Apa yang membuat kamu tertarik untuk bekerja di bidang ini?
Karena ini hobi saya. Saya suka banget mengerjakan 3D dan saya juga dari dulu memang ingin bekerja di industri film. Buat saya ini adalah pekerjaan impian. Waktu masih kuliah, kadang-kadang saya mengkhayal bagaimana rasanya mengerjakan visual effects untuk sebuah film besar dan melihat nama kita muncul di credit title film itu. Sekarang semuanya udah benar-benar terwujud. It’s simply a dream come true!
·Apa film pertama yang kamu kerjakan?
Proyek feature film pertama saya itu Iron Man. Film ini juga yang saya anggap sebagai batu loncatan. Di situ saya ngerjain bagian lighting saat Iron Man terbang pertama kali.
·Bagaimana ceritanya sampai bisa bekerja untuk Lucasfilm?
Ceritanya lumayan panjang sih, dan nggak gampang juga. Sederhananya begini deh. Sejak wawancara pertama sampai akhirnya saya diterima kerja di Lucasfilm itu membutuhkan waktu sekitar 6 bulan. Awalnya saya wawancara di Ottawa, Kanada, lalu wawancara lewat telepon oleh Lucasfilm Singapore, lalu ada wawancara kedua, dan baru setelah itu lah saya dikabari bahwa saya diterima.
·Waktu itu memang melamar ke Lucasfilm?
Saya ngelamar di Lucasfilm US sewaktu saya sudah lulus sekolah tapi dikarenakan visa kerja US yang cukup sulit dan mereka membuka studio di Singapore maka saya ditransfer kesana. Ada beberapa orang Indo yang kerja di Lucasfilm Singapore, terutama di bidang IT, games, dan TV series, tapi di bidang Visual effects untuk feature film (ILM), artistnya sekarang ini hanya saya satu-satunya yang orang Indonesia.
·Apa keterampilanmu yang paling dibanggakan?
Saya paling suka lighting, dan and I feel that it’s my best skill.
·Dari semua film yang pernah kamu kerjakan, yang mana yang paling berkesan?
Yang paling exciting adalah Transformers: Revenge of the Fallen, soalnya sebagian besar tugas saya di proyek itu adalah mengerjakan lighting.
·Apa suka dan duka yang dialami sebagai digital artist?
The best part is, kamu melakukan hal yang paling kamu sukai, dan dibayar untuk itu. Plus, melihat nama kita terpampang di credits sebuah feature film ternama itu benar-benar hal yang tak ternilai. Kekurangannya…, jujur aja saya nggak bisa menemukan apa nggak enaknya jadi digital artist. Jadi jawabannya: there is no worst part of being digital artist for me.
·Apa film favorit kamu?
Sampai saat ini sih Avatar masih jadi film favorit saya. Secara teknologi juga film ini yang menurut saya paling oke. Saya ingin suatu hari nanti bisa terlibat dalam proyeknya James Cameron.
·Saat ini 3D sedang jadi trend di industri film. Menurut kamu, sampai berapa lama ini akan bertahan?
Saya rasa 3D akan bertahan cukup lama dan masih akan jadi trend hingga 10 tahun ke depan, atau bahkan lebih.
·Menurut kamu, mungkinkah filmmaker Indonesia membuat film 3D dengan kualitas baik?
Saya yakin bisa. Saya sendiri kenal beberapa orang Indonesia yang sangat berbakat dan skill mereka juga bertaraf International. Mereka bekerja di perusahaan-perusahaan besar di bidang 3D di luar negeri. Kalau saja mereka semua balik ke Indonesia dan membuka satu perusahaan dengan kualitas standard International, dengan bakat dan skill yang mereka punya, saya rasa sangat memungkinkan bila Indonesia menghasilkan film-film dengan kualitas standard International.
*Ingin tahu lebih banyak tentang Andre Surya? Sila cek situs pribadi Andre Surya di http://www.as07.com atau langsung kirim email ke as07@hotmail.com
Bulu-bulu hewan seperti rubah, kelinci, atau domba sangat lazim digunakan untuk membuat busana atau aksesori penunjang penampilan. Tapi, kini ada hewan baru yang masuk dalam daftar 'bahan' aksesori, yaitu tikus. Bulu tikus ternyata bisa diolah menjadi scarf bulu yang cantik. Jenis tikus yang dijadikan bahan aksesori bukan tikus sembarangan. Tikus tersebut adalah tikus yang tinggal di daerah air payau yang disebut nutria. Panjangnya sekitar 60 cm dan beratnya kg. Scarf bulu tikus nutria ini ditampilkan dalam koleksi Autumn/Winter 2010, karya perancang asal Alabama, Amerika Serikat, Billy Reid.Reid menggunakan bulu tikus untuk kerah, topi dan mantel malam hari. Rumah mode J Mendel juga mengeluarkan koleksi mantel tambal sulam dengan bulu ini, dan terlihat sangat mewah. Lalu, Oscar De La Renta membuat potongan pada tepi mantel bulu tikus dan dipadukan dengan permata. Tren aksesori bulu tikus ini dipelopori oleh Cree McCree, seorang seniman asal New Orleans, Amerika Serikat. Ia berinisiatif untuk menjadikan bulu nutria, menjadi bahan aksesori secara etis. "Aku ingin menunjukkan bagaimana nutria dapat digunakan dengan luar biasan dan menyoroti betapa pentingnya adalah untuk melindungi lahan basah yang ada," kata Mcree, seperti dikutip dari Times of India. Ia juga menjual gigi nutria sebagai anting dengan harga US$ 30 (sekitar Rp 270 ribu) dan kalung dengan harga US$ 60-75 (sekitar Rp 540 ribu). (adi)
Kalangan pendidik dan orangtua siswa diimbau mewaspadai penggunaan plastik yang mengandung bahan kimia berbahaya pada perlengkapan alat tulis. Salah satu zat aditif berbahaya itu adalah phthalate, bahan pembuatan penghapus yang banyak digunakan siswa sekolah. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tengah mengkaji kecenderungan adanya bahan kimia pada alat kelengkapan siswa dan mainan anak-anak. Kajian dilakukan karena diduga kuat sejumlah alat kelengkapan sekolah dan mainan anak-anak itu mengandung zat kimia berbahaya. Menurut Head Division of Science and Technology Service LIPI Agus Haryono, bahan plastik berbahaya itu antara lain monomer, zat tersisa yang tidak bereaksi saat pembentukan polimer. Styrofoam adalah salah satu bentuk monomer berbahaya. Selain monomer, zat berbahaya lainnya adalah pelentur plastik jenis phthalate. Dalam keperluan sehari-hari, phthalate dipakai sebagai pelembut plastik mainan anak-anak, pipa PVC, fraksi minyak dalam parfum, zat tambahan dalam hairspray, zat tambahan pengoles kayu, dan pelentur jok mobil. "Di dunia alat tulis, phthalate digunakan dalam pembuatan penghapus, untuk melembutkan karet agar mudah dibentuk," ungkap Agus dalam seminar "Alat Pendidikan Sehat bagi Siswa" di Balai Patriot, Kompleks Pemkot Bekasi, Rabu (9/6/2010).
Selain penghapus, alat kelengkapan lain yang patut diwaspadai adalah krayon dan spidol. Krayon diduga mengandung unsur logam berat dan asbestos yang dalam jangka panjang menyebabkan gangguan pada otak, sistem saraf, dan metabolisme tubuh, serta memicu kanker. Sementara pelarut tinta spidol, xylene, bisa menyebabkan gangguan saraf jika terhirup dalam jumlah besar. Dalam jangka pendek, pengaruh yang bisa dirasakan biasanya anak-anak mengalami mual, muntah, sakit perut, dan diare. Bahan-bahan berbahaya itu bisa masuk ke tubuh anak-anak melalui mulut, saat alat-alat itu dikulum, atau melalui hidung, saat anak-anak menghirup udara di sekitarnya. "Sampai saat ini belum ada angka pasti korban akibat penggunaan bahan-bahan berbahaya itu. Mungkin karena itu sampai saat ini tidak ada larangan tegas dari pemerintah terkait penggunaan bahan-bahan tersebut," ujar Agus. Pengurus YLKI, Huzna Zahir, mengatakan, di negara maju penggunaan plastik diatur dengan ketat, sedangkan di Indonesia hingga kini belum ada pengawasannya. Semestinya, kata dia, pemerintah memiliki standar baku yang harus dipenuhi pada mainan dan alat kelengkapan sekolah yang terbuat dari plastik. (chi)
Sekitar 40 persen dari perokok akan mengalami gejala adiktif atau tingkat kecanduan yang berbahaya, kata guru besar Farmakologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr Amir Syarief, SpFK. "30-40 persen orang yang merokok akan jatuh dalam keadaan adiksi," kata Amir ketika memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang uji materi UU Kesehatan terkait "ayat tembakau" di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu. Menurut Amir, jumlah itu jauh lebih besar dibanding tingkat resiko adiksi bagi peminum alkohol adalah sekitar 15 persen. Ia juga menuturkan, tingkat "intoksikasi" (keracunan) zat nikotin yang terdapat dalam rokok bernilai 2 atau rendah, sedangkan tingkat "intoksikasi" alkohol adalah 6 atau tinggi. Namun, lanjutnya, nikotin memiliki tingkat ketergantungan bernilai 6 atau berarti tinggi. Amir mengemukakan, orang yang merokok juga akan mengakibatkan terdapatnya kadar nikotin dalam darah. Selain itu, ujar dia, merokok juga bisa berpotensi mengakibatkan terjadinya abortus pada perempuan hamil dan penurunan produksi air susu ibu (ASI) bagi ibu-ibu menyusui. Ia memaparkan, kadar hanya sebesar 1 - 2 miligram nikotin sudah bisa menimbulkan efek euforia yang dapat mengakibatkan kecanduan. Amir juga mengingatkan bahwa di dalam rokok itu terdapat sekitar 60 karsinogen atau penyebab penyakit kanker.
Sementara itu, Ketua Badan Khusus Pengendalian Tembakau Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dr Widyastuti Soerojo mengemukakan, UU Kesehatan yang diujimaterikan di MK sama sekali tidak mematikan hak atas penghidupan para petani tembakau. "UU Kesehatan tidak mematikan hak atas hidup dan penghidupan para petani tembakau. UU Kesehatan karenanya tidak bertentangan dengan UUD 1945," kata Widyastuti. Sebelumnya, Ketua DPRD Temanggung Bambang Soekarno mengajukan permohonan uji materi untuk membatalkan Pasal 113 UU No 36/2009 tentang Kesehatan karena dinilai diskriminatif karena hanya mencantumkan tembakau sebagai satu-satunya contoh tanaman yang mengandung zat adiktif. Selain itu, menurut Bambang, "ayat tembakau" dalam UU Kesehatan juga akan mengakibatkan kerugian bagi para petani tembakau dan cengkeh di Indonesia. (T.M040/S026)
Anak-anak penyandang asma tetap bisa menjalankan aktifitas normal seperti anak yang sehat kalau penyakitnya dikendalikan secara baik, kata dr Bambang Supriyatno. "Anak asma bisa menjalankan aktifitas apapun dan bisa berprestasi, tidak boleh dikucilkan. Bahkan banyak penderita asma yang menjadi atlet olah raga berprestasi dunia. Hanya butuh pengaturan saja," ujar Ketua Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta itu. Dalam seminar tentang asma bagi guru di Aula Fakultas Kedokteran Universitas IndonesiaJakarta, Kamis. tersebut mengemukakan bahwa anak penyandang asma boleh melakukan berbagai jenis olah raga seperti renang, bersepeda, atletik dan senam asal mendahuluinya dengan pemanasan yang cukup, paling tidak selama enam sampai sepuluh menit. "Semua olahraga boleh dilakukan asal tidak sedang serangan," katanya serta tersenyum dan menambahkan anak penyandang asma harus melakukan pemanasan cukup sebelum berolahraga dan menghindari olahraga yang dilakukan mendadak. Ia menjelaskan, supaya asma anak terkendali pihak terkait yang dalam hal ini adalah dokter, pasien, orang tua dan guru harus bekerja sama mengendalikan asma pada anak.
Meski tidak bisa disembuhkan, ia mengatakan, penyakit kronis menahun pada saluran nafas bawah itu bisa dikendalikan sehingga tidak sampai mengganggu aktifitas keseharian anak dalam bermain dan belajar. Pengendalian asma pada anak, kata dia, utamanya dilakukan dengan menghindarkan mereka dari faktor pencetus asma serta membantu memberikan obat dan pertolongan yang dibutuhkan saat anak mengalami serangan asma. "Supaya bisa membantu mengendalikan asma anak, orang tua dan guru harus mengenali faktor pencetus, gejala, obat-obatan yang diperlukan dan kapan harus mencari pertolongan," katanya. Ia menjelaskan pencetus asma terdiri atas bahan-bahan alergen seperti debu, bulu binatang, kapuk, dan makanan; asap; infeksi saluran nafas bawah dan atas; perubahan cuaca ekstrim, kegiatan jasmani yang melelahkan; serta gangguan psikologis. Faktor-faktor pencetus itu, katanya, akan menyebabkan gangguan asma pada anak-anak yang memiliki bakat alergi. Gangguan asma, menurut dia, umumnya ditandai dengan gejala batuk berdahak secara berulang dalam jangka panjang, mengi (nafas berbunyi `ngik-ngik`), nafas cepat dan sesak, sakit dada, susah berkata-kata dan kebiruan di sekitar mulut. "Guru sekolah sebaiknya memantau kondisi anak-anak, yang terkena asma biasanya sering absen, sering batuk berdahak, sering berdehem-dehem, sesak nafas saat olah raga dan sering mengantuk saat belajar karena batuk membuat mereka tidak bisa tidur pada malam hari," katanya. Para guru, ia menjelaskan, sebaiknya memberikan perhatian khusus pada anak-anak dengan ciri-ciri tersebut dan memberikan bantuan yang dibutuhkan anak seperti mengingatkan untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang menimbulkan alergi dan melakukan latihan pemanasan cukup sebelum olahraga. "Kalau anak mengalami serangan sebaiknya diberikan oksigen secara intens sampai serangan berakhir sebagai pertolongan pertama," katanya. Anak yang mengalami serangan asma, menurut dia, bisa diberi obat pelega nafas (bronkodilator) inhalasi atau obat-obatan yang biasa digunakan. "Kalau gangguannya sedang sampai berat, segera minta pertolongan tenaga kesehatan," demikian Bambang Supriyatno.(T.M035/P003)
Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menyatakan, tidak setuju dengan keinginan sejumlah pihak agar diberikan pendidikan seks di sekolah kepada murid, terkait dengan maraknya peredaran film porno yang diduga dilakukan oleh sejumlah artis. "Saya mungkin sebagai orang yang kuno. Tapi saya melihat bahwa pendidikan seks di sekolah tidak perlu," kata Mendiknas M Nuh, kepada pers di Istana Wapres Jakarta, Rabu. Hal tersebut dikatakan usai mengikuti rapat Komite Pendidikan yang dipimpin Wapres Boediono dan diikuti Menkeu Agus Martowardoyo, Menag Suryadhama Ali, Menpan dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan, serta Meneg Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana. Menurutnya, dirinya sangat prihatin dengan adanya peredaran film porno tersebut dan menyayangkan hal yang sifatnya pribadi bisa beredar di masyarakat. Dalam pandangannya, pendidikan seks tidak perlu menjadi salah satu kurikulum di sekolah karena seks adalah bisa tumbuh dan muncul secara alamiah tanpa harus diajarkan. "Soal seks setiap masyarakat tentunya akan memiliki pengetahuan secara alamiah tanpa harus ada yang mengajarkan. Jadi saya tidak setuju dengan keinginan pendidikan seks di sekolah," katanya.
Terkait untuk menghindarkan agar film atau majalah porno tidak beredar di sekolah, dirinya, setuju agar para guru terus aktif melakukan pemeriksaan terhadap para siswa, terutama dengan menggeledah tas serta telepon genggam. "Saya akan segera perintahkan kepada para kepala Dinas Pendidikan untuk selanjutnya diteruskan ke kepala sekolah agar meningkatkan pengawasan terhadap sesuatu hal yang berbau pornografi di sekolah-sekolah," kata Mendiknas. Nuh mengakui dirinya sampai sekarang belum menyaksikan film porno yang diduga dilakukan oleh sejumlah artis dan menghebohkan masyarakat, sehingga tidak tahu persis sampai batas mana tindakan porno atau seks yang dilakukan pelaku. Namun demikian, dirinya menegaskan bahwa jika hal tersebut benar-benar terjadi maka patut disesalkan apalagi di saat pemerintah sedang membangun karakter bangsa. "Bapak Wapres tadi juga sempat menyesalkan telah terjadi peredaran film porno itu," katanya.(*)(T.A025/Z002/R009)
Banyak wanita tertarik dengan pria yang berkecimpung di bidang militer. Tubuhnya yang kekar, memiliki keyakinan dan keberanian banyak menimbulkan decak kagum wanita yang melihatnya. Dan tak jarang jika banyak wanita yang berharap, pria dengan seragam loreng ini bisa menjadi kekasih pujaan hatinya. Meskipun kencan dengan pria militer bisa menjadi hal yang sangat menantang, tapi tak jarang juga pria dengan pekerjaan di bidang ini memiliki pasangan wanita yang ideal. Untuk itu, sebelum mencoba-coba melakukan pendekatan dengan pria militer, ketahui dulu ciri kepribadian rata-rata dari mereka.
1.Keyakinan
Keyakinan yang dimiliki rata-rata pria militer biasanya tidak mudah goyah. Baginya, bergabung dengan dunia militer adalah sebuah pilihan, dengan melayani negaranya, Anda tahu dia memiliki cita-cita yang kuat dan bersedia berjuang untuk bangsa.
2.Kondisi Fisik yang ideal
Latihan yang ketat menjadi bagian rutinitasnya sehari-hari. Maka tak jarang postur tubuhnya menjadi tegap dan terlihat bagaikan ksatria. Andapun bisa memetik manfaat dari kebiasaan ketatnya, mulai dari kegiatan fisik dan diet atau disiplin lainnya. Banyak wanita yang kagum padanya.
3.Potensi menjadi pengguna surat cinta
Jika pendekatan berlanjut ke hubungan yang lebih serius, jarak mungkin akan menjadi pemisah antara Anda dan Dia. Sebab, biasanya pria militer seringkali ditugaskan ke tempat yang jauh dan dalam jangka waktu cukup lama. Maka jangan heran, jika komunikasi yang terjalin akan terkesan klasik. Meski dunia komunikasi telah maju, namun mengirim kabar lewat surat cinta akan menjadi pilihan yang romantis baginya. Namun, ada juga mereka yang memanfaatkan email, chatting, dan percakapan telepon. Kemungkinan pengakuan cinta gaya sastra sangat besar.
4.Mandiri
Karena sering berada di lingkungan asing, Anda tahu bahwa ia dapat mengurus dirinya sendiri. Dia dilatih untuk bertahan hidup di tengah-tengah serangan musuh. Dan, satu hal yang banyak dikagumi wanita, pria dengan model seperti ini biasanya sebagai pelindung rekan-rekannya sesama tentara. Dan dalam suatu hubungan, pastinya pria model ini juga bisa menjadi pelindung wanita. Dia juga tahu apa yang diperlukan untuk bekerja sebagai tim. Dia tahu bagaimana bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, tetapi dia juga dapat menilai situasi sulit dan mencari solusi sendiri. Hal ini dapat menerjemahkan dengan baik untuk hubungan. Bagaimanapun, cinta bisa jadi medan perang juga.
5.Tegas dan patuh
Militer adalah semua tentang struktur, tatanan dan aturan. Kalau dia bisa bertahan mengambil perintah dari atasannya, Anda tahu bahwa dia tidak akan terlalu keberatan ketika meminta dia untuk membantu Anda. Misalnya, membersihkan rumah, atau 'memerintahnya' bereksplorasi saat bercinta.
6.Seragam
Seragam yang dikenakan bukan hanya membuatnya terlihat sempurna, tapi juga sebagai aset fisiknya. Seragam mencirikan disiplin, kekuatan, keberanian, dan persekutuan semua sifat yang membuatnya mudah berbaur dengan kalangan apapun. (pet)
Bahasa adalah alat komunikasi manusia di muka bumi ini. Jadi, betapa penting kemampuan bahasa ini, tak terkecuali bagi anak. Itulah mengapa, kemampuan bahasa harus sudah diajarkan padanya sejak dini, khususnya bahasa ibu. Menurut Edward Andriyanto Soetardhio, M.Psi., dari Fakultas Psikologi UI, perkembangan bahasa setiap anak intinya sama—bahkan pada anak dengan bisu dan tuli—hingga tahap cooing. Jangan salah, anak bisu tuli pun akan mengalami tahap babbling, hanya saja lebih terlambat daripada anak normal. Masuk tahap selanjutnya, anak bisu tuli tidak bisa mengikuti, yaitu berceloteh hingga mampu mengucapkan suku kata yang menggunakan konsonan dengan kombinasi vokal. Walau tahap alamiah bahasa akan dilalui anak normal, namun—sekali lagi—kita tetap mesti memberikan stimulasi agar anak bisa menapaki jenjang perkembangan bahasanya dengan benar dan sesuai dengan tahapannya. Nah, berikut ini tip-tip mengembangkan kemampuan/kecerdasan bahasa anak berdasarkan tahapan usianya.
Usia bayi
1.Ajak bayi untuk banyak berbicara. Aturlah nada bicara Anda supaya rendah dan lembut, sehingga tidak mengagetkan si kecil. Tatap wajah si bayi, dan ucapkan kata-kata dengan jelas alias tidak bergumam.
2.Lakukan aktivitas bervariasi untuk merangsang kecerdasan bayi, entah dengan bermain, bernyanyi, dan sebagainya. Yang harus diingat, dalam sebuah aktivitas sangat mungkin beberapa kecerdasan ikut terstimulasi.
3.Berikan mainan yang menstimulasi kecerdasannya seperti mainan yang dapat mengeluarkan suara.
4.Di usia 9 bulan pilihkan juga buku cerita dengan cerita menarik dan gambar yang besar. Kenalkan juga semua hal yang dilihat bayi di buku cerita, lakukan secara berulang-ulang sehingga kosakata yang dikenalnya semakin bertambah.
5.Kenalkan juga anggota tubuh si kecil seperti tangannya, hidung, mata, dan anggota tubuh lainnya. Bimbing bayi agar mengenali anggota tubuhnya tersebut. Mulailah dengan anggota tubuh orangtua dulu seperti hidung, selanjutnya tunjuk juga hidung bayi.
6.Meski belum bisa berbicara, mulai usia sekitar 9 bulanan bayi dapat melakukan perintah sederhana seperti melempar bola, mengambil mainan dalam jangkauannya, dan lain-lain.
Usia batita
1.Si kecil mulai berbicara dengan menggunakan satu kata atau lebih. Tetapi saat berbicara suaranya masih cadel. Nah, orangtua harus segera memberikan stimulasi yang benar yaitu memperbaiki cara berbicara anak dengan menggunakan bahasa yang dipahami orang lain. Ketika anak berkata, “Ma… num” (maksudnya, minta minum), segera luruskan, “Oh, Adek mau minum.”
2.Sering-seringlah mengajaknya ngobrol. Semakin banyak waktu yang digunakan untuk berbicara bersama, akan semakin banyak kosakata anak.
3.Lakukan stimulasi lewat bercerita. Rangsang anak dengan apa yang ada di buku cerita. “Ini ada gambar binatang berleher panjang dan berkaki empat, namanya apa ya…? Betul, jerapah.” Dengan cara itu, kosakata anak ikut bertambah.
4.Berikan instruksi sederhana, “Yuk, kita lipat kertasnya.” Cara ini selain melatih bahasa, juga mengasah motorik halusnya.
5.Bermain pura-pura atau peran juga dapat dikenalkan, entah bermain masak-masakan, dokter-dokteran, bertelepon, dan sebagainya.
Usia prasekolah
1.Berikan dua perintah sederhana, “Ambil bola dan tendang ke gawang.”
2.Bermain tebak-tebakan, “Binatang yang hidup di air apa, ya?”
3.Minta anak menceritakan pengalamannya di sekolah, namun jangan sekali-kali memotong cerita anak. Simak dan perhatikan baik-baik apa yang diceritakan. Bangun suasana gembira saat bercerita.
4.Bila anak berkata tidak jelas, minta dia mengulangi kata itu sehingga ia dapat mengucapkannya dengan jelas.
5.Ajarkan anak menyanyi. Untuk permulaan, kenalkan dengan lagu pendek yang sederhana. Bila memungkinkan, iringi dengan musik.
6.Berikan kesempatan kepada anak untuk memilih dan mengambil keputusan, misal, saat membeli mainan atau buku. Setelah membeli, minta pendapat anak tentang barang yang baru dibelinya.
Usia sekolah
1.Ajari anak mencintai buku. Caranya, ajak anak ke perpustakaan, toko buku, pameran, dan sebagainya. Dorong anak untuk membeli buku kesukaannya, lakukan diskusi kecil tentang buku yang baru dibelinya. Selain kosakata bertambah, lewat buku, kemampuan kognitif anak juga turut terasah.
2.Minta anak menceritakan pengalamannya di sekolah. Selain bercerita secara langsung, kemukakan pengalaman itu dalam catatan hariannya.
3.Minta anak membuat puisi, cerita pendek, dan lain-lain.
4.Bila anak terlihat berbakat, jangan ragu untuk memasukkannya ke kegiatan yang sesuai dan ikut pentas, entah pentas seni (membaca puisi) di sekolah, ikut komunitas dongeng, belajar menulis, dan lain-lain.
Berpuasa tak sekadar menahan lapar, tetapi juga menjaga diri dari perilaku tercela. Bahkan, berbuat baik di bulan Ramadhan telah dijanjikan pahala yang berlipat ganda oleh Tuhan. Sehingga, tak heran setiap orang akan berlomba memperbaiki sikap dan perilakunya di bulan ini. Berbuat baik juga bisa dilakukan lewat mulut. Menjaga perkataan, memberi semangat, mengucapkan kata-kata yang menentramkan hati, menginspirasi dalam mencari jalan keluar, hingga sekadar memberi senyum yang menyenangkan kepada orang-orang di sekitar, merupakan perbuatan yang mendatangkan pahala. Namun, apa jadinya bila niat berbuat baik ini terhalang bau mulut tak sedap. Menjaga kesehatan mulut dan perilaku, penting dimiliki di bulan yang penuh rahmat ini. Nah, berikut kiat dari sejumlah pakar agar si kecil memiliki mulut yang baik di sepanjang bulan yang baik ini.
Menjaga perkataan
Ungkapan “anak-anak adalah peniru yang baik” sebaiknya perlu diperhatikan para orangtua. Terutama pada anak-anak usia di bawah 6 tahun (usia pra sekolah), yang belum paham betul sikap yang ditirunya di lingkungan. Seringkali mereka menirukan perkataan maupun perilaku yang kurang baik, hingga menyakiti orang di sekitarnya. Dan orangtua pun merasa kecewa dengan perilaku anaknya ini. Menurut Titi P. Natalia, staf pengajar program Magister Psikologi Universitas Tarumanegara Jakarta, ketika menemui anak mengatakan hal kurang baik, orangtua jangan buru-buru menganggapnya nakal dan berperilaku negatif. Sebaiknya tanyakan alasan dan pemahamannya akan perkataan yang baru saja diucapkannya. Anak yang berkata kurang baik belum tentu bermaksud seperti apa yang dikatakannya. Bisa jadi ia sekadar menirukan perkataan orang dewasa, tayangan teve, siaran radio, teman bermain, atau sumber lain, tanpa paham maksud yang sebenarnya. Jika demikian, jangan mengisolasi anak dari pengaruh buruk lingkungan. Bekali dengan pemahaman dan logika berpikir yang baik, akan lebih efektif dilakukan. Sehingga, sekalipun ia berinteraksi dengan lingkungan yang memberi pengaruh buruk, ia tak akan begitu saja mengikuti dan menjadikannya kebiasaan. “Biar bagaimana pun, kita tak bisa mengubah begitu saja lingkungan di sekitar anak. Di mana pun anak bergaul, akan selalu ada anak-anak yang baik dan kurang baik,” ujar Titi. Untuk menanamkan perilaku baik kepada anak, tentu harus dimulai dari kebiasaan dalam keluarga. Seperti hubungan ibu dan ayah yang baik, pendidikan moril dan agama yang baik, merupakan modal awal bagi anak untuk punya perilaku dan perkataan yang baik sehari-hari. Tanamkan pemahaman, anak-anak memang sedang dalam proses belajar dan beradaptasi. Sehingga, seburuk apapun perilakunya, selalu masih ada peluang untuk diperbaiki. “Jangan buru-buru menghardik atau memarahi anak yang tiba-tiba mengumpat. Apalagi melarangnya bermain dengan teman yang membuatnya belajar mengumpat. Justru itu akan membuatnya menutup diri dan mengulangnya di lain hari,” Titi mengingatkan.
Alam bawah sadar
Menurut Titi, jika si kecil bicara kurang baik, sebaiknya orangtua segera memanggil dan bertanya dengan lembut, “Sayang, kamu tadi bicara apa, sih?” Selanjutnya klarifikasi apakah ia benar-benar paham arti kata yang diucapkannya atau tidak. Biarkan ia mengungkapkan pemahaman yang dimiliki atas perkataan itu. Jika ia tak paham, beri penjelasan dan alasannya mengapa itu tak baik diucapkan. Lalu, akhiri dengan, “Kalau begitu, lain kali jangan diucapkan, ya!” Yang penting, jangan bosan-bosan mengingatkan anak. Menanamkan perilaku positif juga bisa dilakukan lewat alam bawah sadar anak. Misalnya, saat ia tidur bisikkan, “Adik nanti bicara yang baik, ya!” Atau, “Adik pasti bisa bicara manis, kan?”
Ulangi terus kebiasaan ini setiap hari. Jika sudah terekam baik di alam bawah sadarnya, ia akan mengubah perilakunya secara bertahap menjadi lebih baik. “Alam bawah sadar ini memang lebih banyak jadi pengontrol perilaku sehari-hari,” ungkap Titi. Jika anak suka membantah saat dinasihati, ada baiknya orangtua mengintrospeksi pola komunikasi dengan anak yang selama ini diterapkan. Menurut Titi, anak yang suka membantah bukan karakter dasar anak. Kondisi itu tercipta dari perlakuan yang diberikan orang dewasa terhadapnya. Perlakuan yang kerap mengabaikan, menghakimi, menyalahkan anak, dan lainnya inilah yang memicu anak jadi pembantah. Sehingga, sebelum disalahkan, ia memilih membantah terlebih dulu. Bila orangtua menganggap tak punya masalah dengan perilaku itu, bisa jadi hal ini dilakukan orang dewasa lain yang ikut andil dalam pengasuhan anak. Cari tahu dan beritahu orang lain di rumah yang ikut berinteraksi dengan anak tentang cara menasehati si kecil dengan baik. Yang penting, beri contoh baik kepada anak dengan perilaku terpuji sehari-hari. Sesekali ajak anak bersedekah, membantu orang kurang mampu, memperhatikan anak yang nasibnya kurang beruntung. Ini akan memperkaya jiwa empati dan membuat anak punya rasa toleransi lebih besar kepada sesamanya. (Laili Damayanti/NOVA)