Saturday, May 29, 2010

Ukuran Tubuh Anak Berdampak pada Kanker Payudara

Ukuran tubuh anak perempuan ternyata memiliki pengaruh terhadap perkembangan kanker payudara. Hasil penelitian dari BioMed Central dalam Jurnal Penelitian Kanker Payudara menyebutkan, anak perempuan yang lebih ramping pada usia tujuh tahun berisiko lebih tinggi terkena penyakit ini di kemudian hari. Ukuran tubuh lebih besar saat usia tujuh tahun berasosiasi dengan berkurangnya risiko kanker payudara pasca-menopause. Tentu saja faktor lain turut memengaruhi, seperti masa tubuh saat dewasa dan densitas payudara. Namun, menjaga ukuran tubuh dan menyesuaikannya dengan faktor lain bisa menjadi pencegahan kanker. Ukuran tubuh saat usia anak perempuan tujuh tahun juga bisa menentukan karakteristik tumor, terutama bagaimana status reseptor (sel yang peka rangsangan) estrogen. Anak dengan tubuh lebih besar bisa menjadi pelindung dari reseptor estrogen tumor negatif. Sebaiknya simpan foto anak Anda saat usia tujuh tahun untuk melihat perkembangannya. Sebab, bukti foto ini bisa menjadi alat bantu, terutama prognosis model penanganan risiko kanker payudara.

Sumber: Kompas

Brokoli Ampuh Mencegah Kanker Payudara

Brokoli memang telah sering disebut-sebut sebagai salah satu sayuran yang mampu mencegah dan mengatasi kanker payudara. Hal ini telah dibuktikan melalui berbagai penelitian mengenai manfaat brokoli yang dilakukan para ilmuwan. Senyawa kimia yang ditemukan pada sayuran ini mentargetkan sel-sel yang menjadi makanan bagi pertumbuhan tumor. Kandungan sulforaphane yang tinggi pada brokoli mampu membunuh sel-sel induk kanker ini, dan mencegah perkembangan atau penyebaran penyakitnya. Para peneliti dari University of Michigan telah berhasil menyelesaikan uji laboratorium terhadap tikus dan kultur-kultur sel. Penulis studi ini, Profesor Duxin Sun, mengatakan, "Sebelumnya telah sering dipelajari bagaimana pengaruh sulforaphane pada kanker, namun studi ini menunjukkan bahwa manfaatnya adalah dalam menghambat sel-sel induk kanker payudara." Setiap tahun, di Inggris ditemukan sekitar 46.000 kasus kanker payudara, dengan kasus kematian sebanyak 12.000. Perawatan kemoterapi belakangan ini tidak bekerja melawan sel-sel induk kanker, yang menyebabkan penyakit ini bisa timbul kembali dan menyebar ke area lain. Menyingkirkan sel-sel induk kanker diyakini sangat penting untuk mengontrol perkembangan tumor. Karena percobaan laboratorium ini tidak diujikan pada pasien kanker payudara, para peneliti hanya menyarankan agar kita tidak menambahkan suplemen sulforaphane dalam pola makan kita. Hal ini dimaksudkan sebagai antisipasi untuk mencegah atau mengatasi kanker. Saat ini mereka juga sedang mengembangkan metode mereka sendiri untuk mengekstrak dan melindungi bahan kimia tersebut, dan akan melanjutkan percobaan klinis untuk menguji prosesnya.

Sumber: Kompas.com

Jauhi Kanker Payudara dengan Jalan Kaki

Untuk mengurangi risiko kanker payudara, kita tak perlu sampai berolahraga ekstrem. Bahkan dengan melangkahkan kaki saja kita sudah bisa menjaga kesehatan payudara secara signifikan. Tidak ada kata terlambat untuk bisa merasakan manfaatnya. Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of the American Medical Association, para ilmuwan menemukan bahwa perempuan yang rutin melakukan olahraga jalan cepat di akhir usia 30 dan 40 tahun memiliki risiko terkena kanker payudara lebih rendah dibanding rekan mereka yang malas bergerak. Penelitian ini melibatkan 74.000 perempuan menopause berusia 50-79 tahun. Mereka adalah responden dalam studi Women's Health Initiative tahun 2002. Hasil studi tersebut antara lain menyimpulkan manfaat terapi sulih hormon untuk mengurangi risiko kanker payudara. Hasil penelitian mengenai manfaat jalan kaki ini menguatkan berbagai studi yang menyebutkan olahraga secara teratur efektif mengurangi risiko kanker payudara. Selain itu, ternyata tidak ada kata terlambat untuk memulainya. Responden yang hanya berolahraga jalan cepat 1,5-2 jam setiap minggu dan dimulai saat mereka berusia 35 dan 50 tahun juga mendapatkan manfaat penurunan risiko kanker hingga 18 persen. Namun, tentu saja manfaatnya akan lebih bermakna bila olahraganya dimulai sedini mungkin. Selain berjalan kaki, jenis olahraga lain yang bersifat fun seperti berenang dan bersepeda, jika dilakukan secara teratur, maka akan mengurangi risiko terkena kanker lebih besar lagi. Tak ketinggalan, ada bonus jantung lebih sehat sekaligus menjaga agar berat badan tetap ideal.

Sumber: Kompas.com

Normalkah Payudaraku?

Beberapa keadaan dapat terjadi pada payudara, normal atau tidaknya perlu kajian lebih dalam. Berikut penjelasannya.

· Rambut di sekitar areola

Beberapa perempuan, ada yang memiliki rambut di sekitar area puting dan aerola payudara. Ini bukanlah keadaan berbahaya namun jika sangat mengganggu, atasi dengan bantuan seorang ahli kulit. Mencukur atau mencabut rambut tersebut, dapat menyebabkan infeksi pada area tersebut.

· Warna puting susu dan areola yang menjadi lebih gelap

Perubahan warna puting susu dan areola yang menjadi lebih gelap dapat mengindikasikan beberapa hal seperti kehamilan, efek pengunaan pil kontrasepsi, ataupun tanda kematangan fungsi seksual seorang perempuan.

· Puting susu yang menjorok ke dalam

Kondisi puting susu yang menjorok ke dalam dapat ditemukan 10-20 persen perempuan. Ini normal jika telah terjadi dalam kurun waktu yang lama. Akan tetapi bila sebelumnya normal-normal saja, bisa jadi merupakan pertanda adanya pertumbuhan tidak normal di bawah puting susu.

· Stretch marks pada payudara

Stretch marks payudara dapat timbul akibat pertumbuhan fisik yang pesat, seperti pada masa pubertas atau kehamilan. Ini adalah hal yang normal, seperti halnya terjadi pada panggul dan betis.

· Ukuran payudara tak sama

Sampai saat ini belum terdapat penelitian atau data ukuran normal payudara. Yang jelas, ukuran payudara dipengaruhi oleh faktor seperti genetik, ras, aktivitas, maupun lingkungan. Sebagai catatan, sepasang payudara yang dimiliki bukanlah seseuatu yang 100 persen identik. Ukuran payudara yang tidak sama besar dapat terjadi saat proses pertumbuhan dan perkembangan payudara. Umumnya payudara akan tampak cukup sama atau simetris saat masa tersebut selesai. Akan tetapi, pada beberapa kondisi, payudara dapat tampak berbeda dan hal ini adalah sesuatu yang lumrah. Apabila mengganggu, maka keadaan ini dapat diatasi melalui beberapa teknik bedah plastik.

· Ukuran payudara berubah

Perubahan ini dipengaruhi oleh hormonal seperti menegang dan terasa nyeri beberapa hari menjelang haid. Selain itu perubahan terjadi ketika terdapat kehamilan dimana payudara membesar, lebih padat, ukuran puting susu bertambah dan berwarna lebih gelap, diikuti dengan produksi ASI setelah proses kelahiran.

Keadaan ini bertahan selama masa menyusui. Selain hormon, perubahan payudara juga dipengaruhi oleh berat badan seseorang, karena salah satu penyusun payudara adalah jaringan lemak. (Laili Damayanti/Tabloid Nova)

Sumber: kompas

Menikmati Teh Sesuai Suasana Hati

Odillia (45), pekerja swasta di Jakarta yang hari-harinya supersibuk, memilih teh sebagai minuman dan gaya hidup karena menganggap minuman ini bisa mendukung kesehatan. Dengan teh, ia juga merasa bisa memperbaiki suasana hati yang sedang gelisah. ”Sejak kecil saya sudah dibiasakan minum teh. Hari rasanya kurang lengkap tanpa minum teh,” kata Odillia. Mengaitkan teh dengan suasana hati inilah yang dikemas oleh rumah-rumah teh untuk menjual produknya. Untuk mempermudah pengunjung memilih teh yang tepat untuk diminum, Tea Addict mencantumkan daftar teh di kolom sebelah kiri dan suasana hati di kolom sebelah kanan pada daftar menu. ”Supaya tamu bisa memilih teh yang tepat dengan kondisi suasana hatinya saat itu,” tutur Nanda Tessa Monica, Store Manager Tea Addict di Jalan Gunawarman. Di daftar itu tertulis, teh "black jasmine" cocok untuk suasana hati yang sedang diliputi kecemasan, "earl of the orient" berguna untuk menyegarkan kegelisahan. Bila menginginkan ketenangan ada "pure nirvana", yaitu gabungan "white tea" dan "oolong". Sedangkan teh lemon dan jahe konon pas untuk stimulasi pikiran dan relaksasi. Tren minum teh yang mulai menggeliat di kota besar seperti Jakarta inilah yang membuat Stephen Twining datang dari London untuk mempromosikan tradisi minum teh kepada kalangan eksekutif muda di Jakarta, akhir bulan April lalu. Stephen adalah generasi ke-10 pemilik bisnis minuman teh bermerek Twinings

Twinings berdiri tahun 1706 dan merupakan perusahaan teh pertama yang mempopulerkan tradisi minum teh kepada masyarakat Inggris. Seperti TWG, Twinings juga mendatangkan teh dari perkebunan di Asia lalu membuat beragam campuran cita rasa. Menurut Stephen, seiring dengan perkembangan gaya hidup dan kesadaran masyarakat akan manfaatnya bagi kesehatan, permintaan teh di pasar internasional meningkat. Permintaan teh di pasar internasional paling banyak adalah teh hitam, teh hijau, lalu teh herbal atau buah. Nah, ada banyak pilihan minuman. Anggur, kopi, teh, dan lainnya. Anda boleh memilih dan semuanya menjadi gaya hidup. ”Wine dan kopi dicitrakan sebagai gaya hidup orang Barat. Gagasan ini lebih mudah diserap masyarakat Indonesia yang segalanya masih ingin meniru Barat,” kata Suwarni, pemilik kedai Siang Ming Tea yang juga ahli dalam perjamuan teh Jepang dan China. Ketika dunia Barat menggencarkan gaya hidup sehat dan mulai melongok ke Timur, pamor teh kini mulai terangkat. (Lusiana Indriasari/Yulia Sapthiani)

Sumber: kompas.com

Rokok Herbal Belum Aman Diisap

Peredaran rokok herbal mendapat perhatian dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Meskipun sebagian orang percaya rokok herbal bisa menjadi terapi untuk mengatasi kecanduan zat adiktif dalam rokok, Kemenkes memberikan sinyal belum aman untuk dihisap. Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kemenkes Tjandra Y. Aditama mengungkapkan, pihaknya belum pernah melakukan penelitian khusus mengenai rokok herbal yang telah beredar di Indonesia. ''Memang sudah banyak yang produksi. Tapi, kami belum lihat segi kesehatannya,'' katanya kemarin (28/5). Kendati begitu, dia mengingatkan, jika masih saja mengandung zat beracun, rokok herbal tetap tidak aman dikonsumsi. ''Yang jelas, perlu kajian lebih dulu untuk memutuskan aman atau tidaknya rokok herbal dikonsumsi,'' tuturnya. Sementara itu, anggota Unit Rokok Yayasan Kanker Indonesia Prasenohadi menyatakan, rokok herbal belum memberikan solusi untuk pecandu. Rokok jenis itu juga masih memberikan efek samping bagi perokok pasif. Dia menuturkan, jika dipakai sebagai terapi untuk berhenti merokok atau mengurangi jumlah rokok yang diisap, rokok herbal belum bisa diterima dari sisi kesehatan. ''Penyakit paru dan kanker tetap tak bisa dihindarkan bila asap masuk ke dalam paru-paru. Tapi, beberapa zat dalam rokok memang bisa memberikan efek positif bagi tubuh,'' ungkap pria yang juga menjabat Sekjen Perhimpunan Dokter Paru Indonesia itu. (nuq/c5/dwi)

Sumber: Jawapos

Jangan Biarkan Nyeri Punggung Menyiksa

Nyeri punggung adalah masalah yang lumrah pada pria. Paling tidak 70 persen pria akan mengalaminya pada suatu saat dalam hidup mereka.

Nyeri punggung merupakan penyebab utama terbatasnya aktivitas di kalangan orang berusia kurang dari 45 dan alasan kedua terbesar (sesudah masuk angin dan flu) yang membuat orang pergi ke dokter, demikian informasi dari American Academy of Orthopaedic Surgeons. Gangguan ini juga termasuk lima besar yang menyebabkan orang menjalani rawat inap di rumah sakit dan termasuk tiga alasan utama orang harus dioperasi. Kebanyakan pria mengalami nyeri punggung pertama antara usia 30 dan 45 tahun. Usia tersebut merupakan awal dimulainya nyeri punggung. Kurang lebih bersamaan dengan saat Anda pertama kali mempunyai uban. Usia tiga puluhan dan empat puluhan adalah usia ketika artritis dan penyakit-penyakit degeneratif lain pada sendi-sendi kecil punggung mulai menggerogoti pria. Spinal stenosis, misalnya, penyempitan kanal dalam tulang belakang yang berisi saraf tulang belakang, menyebabkan saraf pada tulang belakang sebelah bawah tertekan dan membuat Anda merasa nyeri. Dalam kasus lain, yang menjadi sumber masalah adalah berubah bentuknya cakram antar-ruas.

Cakram antar-ruas adalah bantalan-bantalan kecil yang pinggiran luarnya terbuat dari bahan kuat tetapi elastis (disebut annulus) sedangkan bagian tengahnya lunak. Cakram ini berfungsi sebagai peredam getar di antara ruas-ruas tulang belakang. Lama kelamaan ada cakram yang menonjol dari posisinya karena annulus-nya koyak, dan ini menyebabkan bagian tengah menonjol ke luar menekan akar saraf, berakibat nyeri yang luar biasa. Sikap tubuh yang buruk juga meningkatkan peregangan pada punggung dan dapat memperparah artritis selain menyebabkan kerusakan pada cakram antar-ruas. Tapi, sejauh ini penyebab nyeri punggung yang paling umum adalah peregangan otot. Dengan bertambahnya usia, banyak di antara kita kurang bergerak dan kurang berolahraga. Akibatnya, otot-otot pada perut dan punggung yang berfungsi mendukung tulang belakang menjadi lemah selain bentuknya tidak karuan. Periksakan diri ke dokter bila nyeri yang Anda rasakan sangat mengganggu dan Anda sulit bergerak, bila nyeri itu menyebar sampai ke pantat atau kaki, bila kaki Anda seperti mati rasa atau senut-senut, bila Anda sulit mengendalikan buang air kecil atau air besar, atau bila Anda mengalami demam atau sakit perut.

Jaga kesehatan tulang punggung

Nyeri punggung sering dapat disembuhkan dengan mudah tanpa operasi atau obat-obatan. Sejatinya, 60 persen penderita nyeri punggung akut dapat bekerja kembali dalam waktu seminggu, dan 90 persen penderita dapat bekerja kembali setelah enam pekan. Berikut adalah petunjuk mencegah dan mengatasi nyeri punggung.

1. Lakukan peregangan setiap pagi.

Mulailah hari-hari dengan melakukan peregangan sewaktu masih berada di tempat tidur. Ingat bahwa Anda telah berbaring lemas selama delapan jam, maka jika Anda tiba-tiba bangkit berdiri, Anda dapat mengalami cedera punggung. Sebelum bangun, pelan-pelan regangkan lengan Anda ke atas kepala, kemudian tarik lutut Anda ke arah dada secara bergantian. Apabila Anda siap untuk duduk, bergulirlah ke sisi tempat tidur dan gunakan lengan Anda untuk membantu mengangkat tubuh Anda. Setelah berdiri letakkan tangan Anda pada pantat lalu pekan-pelan condongkan tubuh ke belakang untuk meregangkan tulang punggung.

2. Sempatkan diri berjalan-jalan.

Berjalan-jalan dapat menjaga kesehatan punggung dengan cara membuat seluruh tubuh tetap bugar. Kegiatan ini memperkuat otot-otot yang berfungsi membentuk pantat, kaki, punggung, dan perut. Berjalan-jalan yang agak cepat juga membantu tubuh mengeluarkan endorfin, hormon yang berfungsi meredakan nyeri. Berenang, bersepeda, dan berlari juga baik.

3. Istirahatkan punggung Anda.

Duduk memberikan tekanan lebih banyak pada punggung daripada berdiri: Apabila Anda harus duduk di meja Anda untuk waktu yang lama atau Anda harus menempuh perjalanan jauh dengan pesawat, kereta api, atau mobil, sering-seringlah mengubah posisi duduk dan memberi punggung Anda kesempatan beristirahat dengan berdiri dan berjalan-jalan kira-kira setiap satu jam sekali.

4. Berlutut, jangan membungkuk.

Hindari membungkuk setinggi pinggang ketika mengambil sesuatu. Itu menciptakan ketegangan pada punggung dan memperbesar risiko cedera. Sebagai ganti, gunakan alat pemegang yang panjang dan berlutut menggunakan bantalan atau pelindung lutut ketika Anda berkebun atau melakukan kegiatan-kegiatan dengan tinggi kurang dari selutut.

5. Gunakan kaki untuk bekerja.

Apabila Anda sedang mengangkat sesuatu-entah beratnya 3 kilogram atau 25 kilogram-berjongkoklah, usahakan agar punggung tetap tegak kemudian angkat beban itu menggunakan tenaga kaki. Taksir beban yang akan Anda angkat.

6. Condongkan punggung Anda ketika mengangkat beban berat.

Apabila Anda tidak menemukan seseorang untuk membantu mengangkat beban berat, cobalah cara berikut sebagai langkah terakhir: Apabila benda itu terletak setinggi meja, Condongkan tubuh Anda ke arah benda itu untuk menarik atau mengangkatnya. Anda juga dapat menggunakan cara ini untuk mengangkat jendela geser. Posisi ini mengurangi tekanan pada tulang punggung Anda karena Anda terpaksa menggunakan kaki sebagai penumpu.

7. Berdiri atau duduk tegak.

Mempertahankan sikap tubuh yang benar adalah cara terbaik untuk mencegah nyeri punggung. Untuk memperbaiki sikap tubuh Anda, cobalah yang berikut ini. Berdiri merapat pada dinding atau duduk di kursi makan, pastikan bawwa bahu dan pantat Anda menyentuh dinding atau sandaran kursi. Selipkan lengan Anda ke ruang antara punggung sebelah bawah dan dinding atau sandaran kursi. Apabila masih ada bagian di mana tangan Anda tidak bersentuhan baik dengan punggung maupun dinding atau sandaran kursi, angkat pinggul Anda sehingga ruang berlebih itu hilang. Pertahankan posisi itu sekitar 20 hitungan sambil memandang ke cermin untuk melihat sikap tubuh Anda sendiri. Pertahankan sikap tubuh seperti itu sampai petang. Kerjakan latihan ini setiap hari selama tiga pekan sampai sikap tubuh yang benar itu menjadi kebiasaan.

8. Periksa kasur Anda.

Kasur harus menyediakan dukungan yang benar, rata, dan tidak melendut. Jadi.O kalau Anda merasa seperti tidur di tengah roti yang tengahnya sudah dikeduk, berarti Anda memerlukan sebuah kasur baru, kata Dr. Sasso. Sebuah kasur kehilangan sebagian besar daya dukungnya setelah dipakai cukup lama. Sebuah kasur kurang lebih sama dengan sepasang sepatu. Mula-mula pas dan enak dipakai, tetapi tidak berarti akan selamanya demikian.

9. Pasang bantalan untuk punggung bagian bawah.

Bantalan dari karet busa berbentuk bundar yang dapat dibeli di toko-toko perlengkapan medis dapat menolong Anda mempertahankan lengkung yang alami pada tulang punggung bagian bawah dan mencegah nyeri pada bagian itu. Setiap kali Anda duduk, pasang bantalan itu di antara kursi clan punggung bagian bawah Anda.

10. Pilih busana yang benar.

Mengenakan celana ketat dapat menghalangi Anda menggunakan biomekanik yang tepat seperti menekuk lutut, terutama ketika sedang mengangkat suatu benda, kata Dr. White. Cobalah mengenakan busana yang agak longgar selama sebulan.

11. Tinggalkan tembakau.

Merokok mengurangi aliran darah ke punggung dan dapat memperlemah cakram antarruas, kata Dr. Bensman. Jadi, apabila Anda merokok, berhentilah.

12. Dinginkan dengan es.

Tempelkan es ke bagian punggung yang sakit sesegera mungkin untuk meredakan nyeri dan pembengkakan, kata Dr. Bensman. Bungkus sebuah kantong es dengan sarung bantal atau handuk (jangan pernah menempelkan es secara langsung pada kulit Anda) kemudian tempelkan pada bagian yang terasa nyeri selama sepuluh menit setiap jam sampai rasa nyeri mereda.

13. Hangatkan.

Setelah pembengkakan berhasil Anda atasi dengan es-biasanya dalam waktu kira-kira 48 jam-Anda dapat mulai menggunakan panas. Panas meningkatkan aliran darah ke bagian yang cedera, menyantaikan jaringan dan dapat memudahkan Anda bergerak. Tempelkan kain penyeka yang hangat-dengan temperatur kurang lebih sama dengan temperatur kulit-pada punggung Anda selama 5 hingga 10 menit setiap jam, atau mandi air hangat baik di pancuran atau bak rendam berpusar (whirlpool).

14. Sediakan obat bebas pereda nyeri.

Menelan satu atau dua tablet aspirin atau ibuprofen setiap empat hingga enam jam dapat meredakan ranya nyeri dan mengurangi pembengkakan, kata Dr. Bensman. Namun jangan melebihi dosis yang dianjurkan oleh pabrik.

15. Angkat kaki Anda.

Apabila nyeri punggung yang menyerang Anda masih ringan, berbaringlah di lantai kemudian angkat kaki Anda ke atas kursi sedemikian sehingga paha Anda membentuk sudut 90 derajat dengan pinggul clan betis Anda terletak di atas kursi dengan sudut 90 derajat terhadap paha. Posisi ini menjadikan otot otot penting pada punggung Anda santai dan merupakan posisi yang paling tidak membebani tulang punggung Anda.

16. Terus bergerak.

Walaupun dahulu dokter pernah menganjurkan istirahat panjang di tempat tidur, sekarang mereka percaya bawwa pemulihan Anda justru semakin cepat bila Anda semakin aktif Sesungguhnya, istirahat di tempat tidur selama dua pekan melemahkan otot-otot dan tulang punggung Anda dan malah memperlambat kesembuhan, selain membuat Anda lebih mudah menderita sakit yang sama. Maka jangan berbaring di tempat tidur lebih dari dua hari, usahakan bangun sekurangnya satu jam sekali untuk berjalan-jalan atau melakukan peregangan.

17. Dimanipulasi.

Kiropraktor telah mendapatkan pengakuan oleh kalangan medis. Sebuah analisis atas 25 penelitian terhadap manipulasi tulang punggung-inti dalam terapi kiropraktik-menemukan bahwa manipulasi yang mereka lakukan bisa menghasilkan penyembuhan beberapa lama pada nyeri punggung akut yang tanpa komplikasi. Pada umumnya seorang kiropraktor berulang-ulang memijit bagian tulang punggung yang sakit menggunakan pangkal telapak tangannya. Mintalah kepada dokter untuk merujuk Anda ke kiropraktor terdekat di daerah Anda.

18. Dapatkan second opinion.

Menurut perhimpunan dokter bedah ortopedi Amerika, dalam setahun mereka telah melakukan lebih dari 400.000 pembedahan, misalnya spinal fusion dan disk removal atau disk destruction. Akan tetapi sebuah penelitian yang dilakukan oleh organisasi Blue Cross dan Blue Shield menemukan bahwa hampir 13 persen operasi tulang punggung dilakukan dengan alasan yang kurang tepat. Cari pendapat dari sekurangnya seorang dokter lain apabila, dokter yang memeriksa Anda menganjurkan tindakan pembedahan.

Sumber: Kompas

Perilaku Hidup Modern Sebabkan Nyeri Punggung

Perilaku dalam gaya hidup modern dapat berisiko terkena nyeri punggung. Perilaku itu terutama seperti duduk terlalu lama ketika menggunakan komputer, menonton televisi, dan mengemudi kendaraan. Demikian disampaikan oleh pakar anatomi dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Hardhono Susanto, dalam pidato pengukuhan guru besarnya di Gedung Prof Sudharto Undip Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/12). Pidato tersebut berjudul "Nyeri Punggung Akibat Aktivitas Sehari-hari, Kajian Anatomi Fungsional Pencegahan dan Terapi Latihan". Selain Hardhono, Undip juga mengukuhkan Waridin sebagai guru besar di bidang ekonomi. "Dalam kehidupan modern, orang cenderung lebih banyak duduk dan sedikit bergerak. Ini yang memicu risiko terkena nyeri punggung," ujarnya. Penyakit nyeri punggung yang diteliti Hardhono adalah yang disebabkan mekanik traumatik atau cedera karena gaya yang ditimbulkan bukan akibat osteoporosis atau rheumatik. Menurut Hardhono, kebiasaan sehari-hari yang banyak terjadi berkaitan dengan nyeri punggung adalah duduk dalam jangka lama atau setidaknya lebih dari 30 menit dan mengangkat beban berat. "Tekanan pada tulang belakang ketika duduk dan bergerak mengangkat beban lebih besar dibanding ketika berdiri," ujarnya. Selain itu, desain kursi yang tidak sesuai dengan postur atau ergonomis juga berpotensi menyebabkan nyeri punggung. Hardhono menyebutkan, nyeri punggung banyak menyerang kalangan usia produktif atau antara usia 25-50 tahun. Bahkan, sekitar 70-80 persen penduduk Indonesia pernah terkena nyeri punggung.

Perubahan postur

Nyeri punggung yang terlalu lama dibiarkan, lanjut Hardhono, akan berakibat pada perubahan postur tubuh si penderita karena perubahan bentuk tulang belakang. Hardhono menuturkan, ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam upaya pencegahan nyeri punggung, antara lain, pemakaian perabot yang ergonomis, kesadaran memperbaiki posisi duduk, dan terapi latihan berkala. "Peregangan dan olahraga juga sangat penting untuk mencegah nyeri punggung," ucapnya. Hardhono Susanto merupakan guru besar Undip yang ke-157 dan Waridin adalah guru besar ke-158. Dalam sambutannya, Rektor Undip Susilo Wibowo menyampaikan harapannya agar kedua guru besar Undip tersebut tidak pernah berhenti belajar sehingga dapat memberi sumbangan seluas-luasnya dalam bidang ilmu masing-masing.

Sumber: Kompas

6 Penyakit Orang Kantoran

Di zaman modern sekarang ini, para pekerja lebih banyak menghabiskan waktunya di belakang meja. Menurut data Urban Institute, jumlah pekerjaan yang membutuhkan aktivitas fisik memang telah bekurang 10 persen di tahun 1950. Duduk berjam-jam di belakang meja bukannya tanpa risiko. Gangguan kesehatan seperti nyeri punggung, mata lelah, hingga gangguan tidur bisa ditimbulkan dari gaya hidup kurang gerak ditambah lingkungan kerja yang penuh stres tersebut. Apa saja risiko kesehatan yang mengintai "orang kantoran?"

1. Sindrom karpal tunnel

Sindrom ini merupakan gejala dari adanya nyeri, rasa kesemutan, serta baal di jari tangan. Gangguan ini bisa timbul karena penekanan mekanis yang berulang dan ritmis, seperti mengetik. Untuk mencegahnya, lakukan peregangan ringan untuk mengendurkan tegangan di pergelangan tangan. Setelah mengetik, istirahatkan tangan sejak. Konsultasikan pada dokter jika gejala dirasakan cukup mengganggu.

2. Nyeri punggung bawah

Duduk selama berjam-jam, terlebih dengan postur tubuh yang salah atau kursi yang ergonomis, bisa berakibat buruk pada tulang belakang. Menurut sebuah penelitian, nyeri punggung merupakan alasan utama para karyawan untuk mangkir dari pekerjaan. Posisi duduk yang benar adalah duduk dengan membagi beban berat tubuh sehingga tidak hanya bertumpu pada pinggang. Selain memerhatikan postur tubuh saat duduk, olahraga secara teratur termasuk aktivitas pengencangan perut bisa mengurangi rasa nyeri di bagian punggung bawah. Selain itu, hindari duduk dengan kondisi dompet terlalu penuh karena bisa menimbulkan tekanan pada saraf di bagian panggul.

3. Masalah pada sendi

Tubuh manusia diciptakan untuk bergerak dan berada dalam satu posisi yang lama bisa membuat sendi tegang. Karena itu, secara teratur berdiri dan berjalan-jalanlah di sela waktu kerja.

4. Mata lelah

Menatap layar komputer terlalu lama bisa membuat penglihatan terganggu dan mata sensitif. Menurut Mayo Clinic, gejala-gejala seperti mata kering, berair, sakit kepala, atau sakit leher, bisa digolongkan sebagai gejala mata lelah (eyestrain). Untuk mencegahnya, besarkan ukuran huruf di layar komputer sehingga Anda tidak perlu terlalu sering berkedip. Selain itu, kurangi pancaran sinar dari layar komputer dan istirahatkan mata secara berkala dengan cara menatap ke arah lain.

5. Bakteri

Meja kerja, dalam hal kandungan bakterinya, ternyata lebih banyak dan lebih kotor dibanding toilet. "Bakteri berkumpul di meja karena biasanya orang melakukan banyak hal di sana, mulai dari makan dan menyimpan benda, namun jarang membersihkannya," kata ahli mikrobiologi dari Universitas Arizona, Dr Charles Gerba. Anda bisa mengurangi jumlah bakteri dengan rutin membersihkan meja dengan lap dan cairan antibakteri setiap harinya.

6. Situasi stres

Satu dari enam pekerja di Amerika mengatakan, rasa kesal dan marah di kantor bisa menimbulkan dampak buruk. Sekitar 2-3 persen mengatakan, mereka pernah menampar atau memukul rekan kerjanya. Selain itu, 22 persen pekerja mengaku pernah menangis akibat rasa stres di tempat kerja. Tekanan atau stressor kecil bisa dikendalikan dengan cara menarik napas panjang dan melakukan teknik relaksasi yang bisa dilakukan sambil duduk. Atau, luangkan waktu untuk berjalan-jalan di taman dan tempat lain untuk mengalihkan perhatian sejenak. Konflik yang terjadi dengan rekan kerja bisa diatasi dengan bantuan mediasi pihak ketiga agar tidak menumpuk dan menimbulkan tindakan yang tak diharapkan.

Sumber: Kompas.com

Persendian; Tip Atasi Nyeri Akut

Cedera ringan seperti nyeri pada bahu setelah bermain tenis, golf, bulutangkis, atau nyeri pada bahu setelah membawa barang belanjaan yang berat dari supermartket, serti nyeri tumit sehabis berjalan jauh atau joging, tergolong dalam nyeri akut urat saraf dan sendi. Ada pula nyeri akut akibat posisi tidur atau posisi kerja yang salah. Salah posisi tidur menimbulkan keluhan sulit menengok atau memiringkan kepala disertai leher dan pundak terasa nyeri dan kaku. Untuk mengatasi berbagai nyeri akut yang bisa terjadi pada urat saraf dan sendi, dr.Hermawan Suryadi, Sp.S, memberikan sejumlah tip ini.

1. Daerah sendi atau otot yang nyeri sebaiknya diistirahatkan. Bila perlu, balut atau gunakan penyangga untuk siku, bahu, lutut, pergelangan kaki, atau lakukan tirah baring selama beberapa hari.

2. Nyeri akut akibat radang atau infeksi tidak boleh dipijat. Pijatan akan membuatnya bertambah bengkak.

3. Atasi nyeri dengan obat antiinflamasi.

4. Bila keluhan nyeri terus berlangsung, segera hubungai dokter. Dokter bisa saja memberikan obat antiinflamasi yang cukup hingga kemungkinan pemberisan anestesi regional.

5. Selanjutnya mungkin diperlukan fisioterapi dengan terapi panas atau dingin serta elektroanalgesik.

6. Obati secara tuntas hingga nyeri hilang sama sekali. Bila tidak, nyeri yang ada dapat berkembang menjadi nyeri menahun. (GHS/dee)

Sumber: kompas.com

Tidur dengan Hewan Peliharaan, Sehatkah?

Kehadiran anjing peliharaan dikabarkan menjadi salah satu alasan perceraian aktris Sandra Bullock dan suaminya, Jesse James. Konon James merasa keberatan dengan kebiasaan Bullock yang membiarkan anjing-anjing kesayangannya naik ke tempat tidur setiap malam. Memang tak sedikit para penyayang hewan yang tidur bersama dengan hewan-hewan menggemaskan itu. Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang penduduknya paling suka tidur bersama hewan kesayangan. Menurut survei American Pet Product Association, hampir separuh anjing peliharaan tidur di ranjang majikannya. Sekitar 62 persen anjing kecil dan 62 persen kucing tidur bersama pemiliknya. Derek Damin, ahli alergi, asma dan imunologi, dari Louisville, menyebutkan, orang yang menderita asma dan alergi seharusnya tidak boleh tidur satu kasur bersama hewan peliharaan, bahkan di kamar seharusnya tidak ada kucing atau anjing. "Tapi jika Anda tidak menderita alergi, tidur dengan hewan peliharaan tidak apa-apa asalkan tidak sampai mengganggu tidur Anda," kata Damin.

Menurut klinik gangguan tidur Mayo Clinic, hewan peliharaan bisa menyebabkan gangguan tidur. Hampir separuh dari pasien yang datang ke klinik tersebut adalah pemilik anjing atau kucing dan 53 persen mengatakan kucing atau anjing mereka mengganggu tidurnya. "Ada pasien insomnia yang telah menjalani berbagai pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya. Ternyata penyebabnya adalah karena anjing peliharaannya selalu menggaruk-garuk sepanjang malam," kata Lisa Shives, MD, direktur medis pusat gangguan tidur. Kehadiran hewan peliharaan di kamar juga bisa mengganggu kehidupan seks, terutama bila salah satu pasangan merasa tak nyaman berhubungan intim dengan dilihat si meong atau si guguk. "Sebaiknya bicarakan dengan pasangan dan pastikan kedua belah pihak merasa nyaman dan tidak terganggu," kata Charles Schmitz, konsultan perkawinan.

Larang sejak awal

Menyingkirkan hewan peliharaan dari kamar tidur ternyata bukan perkara mudah. Inggrid Johnson, dokter hewan, mengatakan jika Anda tidak ingin satu ranjang bersama kucing, jangan pernah izinkan kucing masuk kamar. "Bagi kucing, seluruhnya atau tidak sama sekali. Jadi, selalu buka pintu untuknya atau sejak awal tutup," katanya. Bila kita tiba-tiba melarang si kucing naik ke tempat tidur, ia akan mulai melakukan tingkah yang mengganggu. "Bila kita mengganggu teritorinya, ia bisa jadi sangat menjengkelkan," tambahnya. Salah satu trik untuk mengusir si kucing adalah dengan memberinya kesibukan lain untuk dilakukan, misalnya mainan, atau membuka tirai jendela agar ia bisa melihat ke luar. "Lampu-lampu jalan pada malam hari buat kucing atau anjing seperti menonton televisi secara langsung," katanya. Bagaimana dengan anjing? Pelatih anjing terkenal Victoria Stilwell mengatakan, selama anjing kesayangan kita tidak punya masalah perilaku, boleh saja membiarkannya tidur di kasur. "Anjing hanya mau tidur dengan orang yang ia percaya," katanya. Namun jika anjing Anda memiliki tipe dominan, sebaiknya jangan biarkan ia tidur di kasur. Pada awalnya mungkin sulit untuk melarang si meong atau guguk untuk pindah tidur, tetapi dengan kesabaran dan konsistensi mereka akan menurut. "Mungkin butuh agak lama untuk kucing mau pindah. Karena itu, sejak awal jangan dibiasakan," kata Stilwell.

Sumber: kompas.com

Tetap Bergairah dengan Zink

Padatnya aktivitas kita sebagai perempuan yang hidup zaman modern membuat kita menjadi cepat merasa lesu dan tidak bergairah. Butuh pasokan semangat? Coba "injeksi" tubuh dengan asparagus, tiram, dan kangkung. Coba list apa saja peranan yang kita bisa mainkan dalam sehari? Menjadi ibu, wanita karier, juru masak, guru les, sopir, hingga menjadi teman curhat suami. Peranan ini harus kita jalani dengan rela tanpa mengeluh dan libur. Letih? Pasti. Tidak jarang kita sering tiba di rumah dengan rasa lelah yang tidak terkira. Jangankan bicara gairah untuk bercinta, semangat untuk melakukan aktivitas lain pun sudah tidak ada. Yang diinginkan hanyalah segera mandi dan langsung tidur. Namun tidak dapat dimungkiri, seks merupakan salah satu kunci menjaga keharmonisan dalam sebuah keluarga. Karena itu, jaga gairah kita agar tidak turun dengan mengonsumsi olahan dari asparagus, tiram, dan kangkung. Menurut penelitian yang dilakukan Fakultas Ilmu Gizi, Florida State University, ketiga makanan tersebut kaya akan kandungan zink yang mampu membangkitkan gairah plus menambahkan tingkat fertilitas seseorang. Selain itu, tubuh yang kurang asupan zink akan membuat wajah kita menjadi terlihat pucat seperti kurang darah dan lebih mudah depresi. Kelebihan zink lainnya adalah sebagai obat antibiotik untuk menyembuhkan berbagai penyakit, jelas Profesor Julius Suryawidjaya, dosen sekaligus Guru Besar Ilmu Nutrisi Universitas Trisakti. Zink mampu meningkat sistem imunitas tubuh, membunuh bakteri, dan virus, dan obat alami untuk gangguan diare. Namun, mengonsumsi zink secara berlebih akan menyebabkan alergi, gangguan sumsum tulang, dan melemahkan sistem daya tahan tubuh bagi sebagian orang, tambah Profesor Julius di sela acara Dies Natalis ke-43 Usakti. Nikmati pula khasiat zink dalam hati, kacang kedelai, dan daging sapi.

Sumber: kompas

Friday, May 28, 2010

Obat Malaria di Pasaran Tidak Ampuh Lagi

Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Gorontalo mengakui bahwa obat malaria yang saat ini beredar di pasaran tidak ampuh lagi menyembuhkan penyakit tersebut. Menurut Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dikes Kabupaten Gorontalo, Suhartono, Senin, saat ini perkembangan penyakit malaria terus meningkat. Bahkan penderita malaria di Kabupaten Gorontalo tidak dapat diobati lagi dengan obat-obat yang saat ini beredar di pasaran seperti Cloroquin, yang awalnya dinilai cukup ampuh mengobati penyakit itu. Suhartono menjelaskan, malaria merupakan salah satu penyakit yang awalnya menghilang lalu muncul lagi ke masyarakat. "Akibat resistensi parasit malaria sehingga obat-obat di pasaran kini tidak ampuh lagi untuk mengobati penyakit malaria," jelasnya. Meski demikian masyarakat diharapkan untuk tidak perlu khawatir, sebab sudah ada obat terbaru yakni Artemisini Combinasi Terapi (ACT) yang dapat mengobati penyakit Malaria. Suhartono mengatakan, pihaknya tengah giat memberikan obat Malaria tersebut kepada masyarakat. "Obat ini diberikan secara gratis dan dapat diperoleh di Dikes dan puskesmas-puskesmas setempat," ujarnya. (T.KR-MTO/S005/S026)

Sumber: Antara

Pendidikan Seks Belum Layak Masuk Kurikulum

Dinas Pendidikan (Diknas) kota Gorontalo menilai, pendidikan seks belum layak dimasukkan sebagai mata pelajaran dalam kurikulum sekolah. Kepala bidang kurikulum Diknas kota Gorontalo, Suleman Abdullah mengatakan, dengan kondisi seperti sekarang ini, pendidikan seks baru bisa diintregrasikan dalam mata pelajaran lain. "Indonesia belum bisa memasukkan pendidikan seks ke dalam kurikulum mata pelajaran, karena memang belum sesuai dengan perkembangan pendidikan yang ada di Indonesia, khususnya di Kota Gorontalo,"kata Suleman, Senin. Dia menjelaskan, masuknya kurikulum pendidikan seks di ini, harus dibarengi dengan peningkatan kualitas para tenaga pendidik. "Tenaga pendidik yang ada belum bisa mendukung kurikulum ini, harus ada upaya peningkatan kualitas terlebih dahulu," katanya. Selain itu, pandangan masyarakat umum terhadap pendidikan seks, juga menjadi salah satu kendala yang cukup besar. "Ini adalah mata pelajaran yang cukup `peka`. Jika salah cara penyampaiannya, akan berakibat buruk pada siswa-siswa," katanya. Menurut dia, pendidikan seks ini membutuhkan berbagai persiapan, diantaranya kesiapan tenaga pengajar, dengan tujuan, untuk mencegah hal-hal yang tidak dinginkan. "Jangan sampai pendidikan seks yang bertujuan sebagai preventif perilaku, justru menjadi ajang pembahasan seks secara vulgar dan di luar konteks kependidikan," ujarnya. (KR-SHS/A033)

Sumber: Antara

Terapi Obat Bantu Hentikan Kecanduan Nikotin

Terapi obat dapat menjadi pilihan untuk membantu kesulitan perokok menghentikan kecanduan mereka terhadap nikotin yang perlahan tapi pasti merongrong kesehatan tubuh. "Sebelumnya kita hanya bisa menggunakan nikotin dosis rendah atau nikotin `patch`, sekarang ada pilihan obat. Ini bisa menjadi solusi mengatasi kecanduan nikotin," kata Aulia Sani, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah pada Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta, Rabu. Hal itu dikatakannya pada acara peluncuran kampanye berhenti merokok "Break Free" di Jakarta. Obat-obatan, menurut dia, beraksi membantu mengurangi gangguan yang muncul ketika seseorang berhenti merokok seperti konsentrasi yang turun, rasa pusing, ketidaknyamanan, gangguan tidur, kecemasan dan rasa ketagihan. Selain itu, lanjut dia, obat juga membantu menghilangkan rasa nikmat yang diperoleh dari menghisap rokok. Obat-obatan seperti Varenicline tartrate, kata dia, empat kali lebih efektif membantu pasien berhenti merokok dibandingkan terapi lain yang tidak menggunakan obat. "Keamanan dan tolerabilitasnya juga baik," katanya.

Ia menjelaskan penggunaan obat kadang menimbulkan dampak personal ringan sampai sedang pada pada awal terapi, biasanya berupa rasa pusing dan mual. "Tapi jarang. Pasien-pasien yang saya tangani tidak ada yang mengeluhkan efek samping obat," katanya. Dokter spesialis kedokteran jiwa pada Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Tribowo T Ginting menambahkan selain penggunaan obat, terapi perilaku dan pendekatan psikologis juga penting untuk mengatasi kecanduan nikotin. "Motivasi, niat dan komitmen bisa menjadi modal awal untuk berhenti merokok. Selanjutnya dukungan keluarga sangat penting dalam hal ini," katanya. Dukungan keluarga, menurut dia, bisa diekspresikan dengan menghargai keputusan pasien untuk berhenti merokok dan membangkitkan kewaspadaan mereka terhadap konsekuensi negatif akibat kebiasaan buruk mereka untuk meningkatkan motivasi. "Sediakan waktu untuk mendukung mereka, luangkan waktu untuk mengalihkan pikiran dari rokok ke kegiatan lain yang positif. Bantu mereka mendapatkan apa yang diperlukan. Kalau perlu bikin perayaan atas setiap tahap keberhasilan mereka," katanya. (T.M035/Z003/P003)

Sumber: antara